BritaAktualNwws.com //Tanjung Jabung Barat – Empat rumah warga di Kelurahan Dusun Kebun, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, kini berada di ujung tanduk. Proyek pembersihan sungai dengan alat berat di belakang rumah mereka menjadi biang keladi ancaman ambruk yang semakin nyata.
Senin (1/8/2025), kedatangan wartawan disambut luapan emosi para ibu rumah tangga yang rumahnya terancam. Mereka mengungkapkan bahwa pendalaman sungai oleh alat berat telah memicu longsor yang menggerogoti fondasi rumah mereka.
“Akibat pekerjaan alat berat mendalami sungai ini membuat rumah kami longsor! Lihatlah, Pak, sebentar lagi akan roboh ke sungai,” ujar seorang warga dengan nada putus asa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ironisnya, meski Lurah setempat dikabarkan telah berulang kali meninjau lokasi, solusi tak kunjung datang. Warga pun mempertanyakan tanggung jawab pihak pelaksana proyek.
“Pak Lurah sudah berkali-kali datang ke sini mengecek keadaan ini, tapi tidak ada solusi. Apakah ada pertanggungjawaban dari pihak yang punya pekerjaan itu?” tanya seorang ibu dengan nada geram.
Lebih mengejutkan lagi, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Lurah Dusun Kebun justru memberikan respons yang terkesan meremehkan situasi.
“Waduh gawat ini ,” balas Lurah melalui pesan singkat.
Tanggapan ini tentu saja menambah kekecewaan warga. Di tengah ancaman kehilangan tempat tinggal, mereka berharap adanya tindakan nyata dan solusi konkret, bukan sekadar respons ringan yang tidak mencerminkan empati. Kondisi ini jelas membutuhkan perhatian serius dari pihak terkait, agar tidak terjadi tragedi yang lebih besar.
(Arifin)







