Unjuk Rasa Mahasiswa di Mabes Polri Tegaskan 5 Tuntutan

- Redaksi

Jumat, 27 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BritaAktualNews.com //Jakarta – Kegiatan konsolidasi terbuka yang diselenggarakan oleh sekelompok mahasiswa berlangsung sebagai bentuk respons atas berbagai isu nasional yang dinilai mendesak. Aksi tersebut dikemas dalam bentuk demonstrasi terbuka yang dilaksanakan di depan Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) Jumat (27/02/2026). Kadivhumas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.CP. bersama Karo PID Divhumas Polri Brigjen Pol Tjahyono Saputro, M.I.Kom. turut meninjau aksi demonstrasi tersebut.

Demonstrasi ini merupakan respon atas aksi penganiayaan brutal yang dilakukan anggota Brigade Mobil atau Brimob Polri, Brigadir Dua Masias Siahaya terhadap siswa madrasah tsanawiyah, Arianto Tawakal hingga tewas. Massa aksi menyampaikan tuntutan secara tertib melalui orasi, pembacaan pernyataan sikap, dan pengibaran atribut perjuangan mahasiswa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui konsolidasi terbuka ini, sekelompok mahasiswa mendesak aparat penegak hukum untuk menjatuhkan hukuman pidana kepada oknum yang diduga terlibat dalam pembunuhan AT serta seluruh pihak yang terbukti melakukan tindakan represif. Aksi ini sekaligus menjadi simbol bahwa gerakan mahasiswa tetap konsisten berdiri di garis perjuangan rakyat, menyuarakan kebenaran, dan menuntut pertanggungjawaban secara hukum.

Dalam orasinya menegaskan pentingnya pengusutan menyeluruh atas dugaan kasus keracunan MBG yang disebut telah menyebabkan anak-anak menjadi korban. Mereka juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas dugaan tindakan represif yang terjadi dalam penanganan kasus-kasus tersebut.

Adapun poin-poin tuntutan yang di sampaikan sebagai berikut:

a. Mendesak penjatuhan hukuman pidana seberat-beratnya kepada polisi pembunuh AT dan seluruh aparat yang terlibat dalam tindakan represif.
b. Mendesak pencopotan Listyo Sigit dari Jabatan Kapolri dan Dadang Hartanto dari Jabatan Kapolda Maluku.
c. Menuntut pembebasan seluruh tahanan politik yang dikriminalisasi.
d. Menuntut hasil konkret reformasi Polri secara struktural, kultural, dan instrumental melalui Komisi Percepatan Reformasi Polri
e. Menuntut penegakan batasan kewenangan serta penarikan Polri dari jabatan sipil.

(Red)

Berita Terkait

Tabuh Gamelan di Tengah Terik, Tiga Generasi Karawitan Bandung Temu Rasa
Regenerasi Wayang Kulit: Milad Papeling Bandung Jadi Panggung Pertama Dalang Muda Purbalingga
Bupati Purwakarta Minta Evaluasi Keamanan Waduk Jatiluhur Usai Petugas Ditemukan Tewas
Gelombang Tinggi di Muara Sungai Cikidang Pangandaran, Perahu Nelayan Terbalik dan Mercusuar Merah Patah
Topeng Sukses Serapan APBD Bogor Dibongkar BPK, LSM KCBI: TAPD dan Bappenda Harus Bertanggung Jawab Secara Hukum!
Kadivhumas Polri Mendampingi Bapak Kapolri Menghadiri Peresmian Kantor Sekretariat Bersama Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI)
Di Tengah Efisiensi Anggaran Dr. H. Edi Purwanto Hadirkan Program P3-TGAI Bantu Pejuang Petani
Penanganan Dugaan Kasus Sekdes Selawangi Disorot LSM KCBI, Transparansi Polsek Tanjungsari Dipertanyakan

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:30 WIB

Tabuh Gamelan di Tengah Terik, Tiga Generasi Karawitan Bandung Temu Rasa

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:11 WIB

Regenerasi Wayang Kulit: Milad Papeling Bandung Jadi Panggung Pertama Dalang Muda Purbalingga

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:31 WIB

Bupati Purwakarta Minta Evaluasi Keamanan Waduk Jatiluhur Usai Petugas Ditemukan Tewas

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:28 WIB

Gelombang Tinggi di Muara Sungai Cikidang Pangandaran, Perahu Nelayan Terbalik dan Mercusuar Merah Patah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:19 WIB

Topeng Sukses Serapan APBD Bogor Dibongkar BPK, LSM KCBI: TAPD dan Bappenda Harus Bertanggung Jawab Secara Hukum!

Berita Terbaru