BritaAktualNews.com //Jakarta – Dalam rangka kegiatan Mudik Gratis Polri Presisi 2026, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., bersama jajaran terlebih dahulu meninjau berbagai sarana dan prasarana pendukung. Peninjauan tersebut meliputi posko kesehatan yang disiapkan oleh Dokkes Polda Metro Jaya, serta interaksi langsung dengan para pemudik (Rabu/18/03/2026). Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menyapa masyarakat dan memberikan bingkisan kepada para pemudik, mulai dari orang tua hingga anak-anak, sebagai bentuk ketulusan dan upaya mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Secara resmi, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., bersama Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Bapak Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Perhubungan Republik Indonesia Bapak Dudy Purwagandhi, serta Menteri Kesehatan Republik Indonesia Bapak Budi Gunadi Sadikin dan jajaran pimpinan kementerian serta lembaga lainnya, melepas sebanyak 81 bus yang mengangkut 4.009 masyarakat untuk melaksanakan mudik menuju wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Adapun tujuan perjalanan di wilayah Jawa Tengah meliputi Purwokerto, Batang, Purwodadi, Karanganyar, Klaten, Wonogiri, Jepara, Rembang, hingga Temanggung. Sementara itu, untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, tujuan mudik mencakup Kulon Progo dan Gunungkidul.
Dalam keterangannya, Kapolri menyampaikan bahwa seluruh pengemudi bus dalam program Mudik Gratis Polri Presisi 2026 telah melalui serangkaian pemeriksaan, mulai dari tes urine, pemeriksaan kesehatan, hingga tes bebas narkoba. Langkah ini dilakukan guna memastikan perjalanan berlangsung aman, lancar, dan seluruh pemudik dapat tiba di tujuan dengan selamat. Selain itu, pada hari keenam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, hasil kerja sama lintas sektor di lapangan menunjukkan capaian positif, di mana angka fatalitas kecelakaan lalu lintas selama arus mudik mengalami penurunan hingga 41 persen. Kapolri juga menegaskan bahwa layanan call center 110 terus dimaksimalkan dan siap menerima pengaduan maupun permintaan bantuan dari masyarakat, sehingga jajaran kepolisian dapat segera memberikan respons cepat.

Menteri Perhubungan Republik Indonesia menyampaikan apresiasi terhadap program mudik gratis ini yang dinilai mampu menekan angka fatalitas kecelakaan, khususnya dengan mengurangi penggunaan kendaraan roda dua dalam arus mudik dan arus balik. Sementara itu, Menteri Kesehatan Republik Indonesia juga mengapresiasi layanan kesehatan yang disediakan oleh Polri, baik bagi pengemudi maupun masyarakat sebelum melaksanakan perjalanan mudik.
Di sisi lain, masyarakat yang mengikuti program ini juga menyampaikan apresiasi karena program Mudik Gratis Polri Presisi 2026 dinilai sangat membantu, khususnya bagi kalangan masyarakat kecil yang mengalami keterbatasan biaya untuk pulang ke kampung halaman. Dengan adanya program ini, mereka dapat berkumpul bersama keluarga di momen Lebaran.
Secara keseluruhan, program ini bertujuan untuk membantu masyarakat melaksanakan perjalanan mudik dengan aman, nyaman, dan tertib, sekaligus menjadi langkah strategis dalam mengurangi kepadatan lalu lintas serta menekan angka kecelakaan, khususnya yang melibatkan kendaraan roda dua selama arus mudik Lebaran.
(Red)







