BritaAktualNews.com //Jakarta – Dalam upaya memperkuat peran Indonesia di kancah internasional, khususnya dalam misi perdamaian dunia, Polri baru saja menggelar courtesy call atau pertemuan dengan sejumlah perwakilan UN Police, di antaranya Adviser Commissioner sekaligus Chief of Selection and Recruitment Section (SRS) serta Assistant of UN Police Adviser. Kegiatan di laksanakan di Ruang Perjamuan Mabes Polri (Senin/20/04/2026). Dari pihak Polri, pertemuan ini dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen. Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., serta dihadiri oleh Kadiv Hubinter Polri, As SDM Kapolri, Aslog Kapolri, Kadivhumas Polri, beserta jajaran pejabat utama Polri lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, UN Police Adviser Commissioner menyampaikan apresiasi atas kinerja personel Polri dalam berbagai misi perdamaian yang dinilai memiliki performa baik dan kontribusi positif, sehingga mencerminkan kepemimpinan serta peran kuat Indonesia di tingkat global. Pihak UN Police juga terus mendorong agar kontribusi Indonesia dapat ditingkatkan ke level yang lebih tinggi, termasuk melalui peningkatan partisipasi perempuan dalam misi perdamaian. Hal ini diwujudkan melalui program pelatihan khusus seperti “Women Commanders Course” serta penempatan perempuan pada posisi strategis, sebagaimana telah diterapkan di beberapa negara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, disampaikan pula bahwa ke depan akan ada sejumlah agenda internasional, salah satunya konferensi tahunan tingkat tinggi yang dihadiri oleh pimpinan kepolisian dan militer dalam misi perdamaian. UN Police membuka peluang bagi Indonesia untuk menjadi tuan rumah kegiatan tersebut di masa mendatang, termasuk kemungkinan pada tahun 2028, dengan rincian administratif yang akan dikirimkan lebih lanjut. Menanggapi hal tersebut, Polri menyatakan kesiapan untuk menjadi tuan rumah berbagai kegiatan internasional, seperti regional training yang sebelumnya telah melibatkan partisipasi negara-negara Asia Pasifik.

Wakapolri juga menegaskan bahwa Polri berkomitmen untuk terus meningkatkan kontribusi dalam misi perdamaian dunia, baik melalui pengiriman personel maupun partisipasi aktif dalam berbagai program internasional. Salah satu bukti nyata adalah keberhasilan pengiriman personel Polri, , yang terpilih sebagai Gender-Based Violence Advisor dalam misi PBB, menunjukkan kompetensi serta daya saing personel Indonesia di tingkat global. Ke depan, Polri menegaskan akan terus mengutamakan keselamatan personel di daerah misi sekaligus memperkuat kerja sama internasional demi mendukung perdamaian dunia. Melalui kerja sama yang semakin erat ini, diharapkan kontribusi Indonesia dalam misi perdamaian akan terus meningkat serta memberikan dampak positif bagi keamanan global.
(Red)







