BritaAktualNews.com //Jakarta – Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. didampingi Wakil Menteri Haji dan Umrah Dr. Dahnil Anzar Simanjuntak, S.E., M.E., melaksanakan kegiatan Audiensi yang diikuti oleh Wakabareskrim Polri, Wakabaintelkam Polri, Kadivhubinter Polri, Kadivhumas Polri, Dirtipidter Bareskrim Polri dan Perwakilan dadi Kementrian Haji.

Audiensi bertujuan memperkuat kolaborasi Satgas Tindak Pidana yang melibatkan Polri, Imigrasi, dan kementerian terkait, khususnya dalam menangani kasus di Arab Saudi seperti penipuan dokumen haji palsu oleh WNI. Selain itu, membahas peningkatan personel Polri secara teknis di Tanah Suci, integrasi unsur Polri dalam struktur Amirul Hajj mulai tahun depan, serta dukungan Wakapolri untuk keamanan jemaah tahun ini. Kegiatan ini juga untuk mengapresiasi respons cepat Polri domestik guna kelancaran ibadah haji.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyampaian oleh Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. (Wakapolri)
Tim dari Kementerian Haji, khususnya Satgas Tindak Pidana Pencegahan Haji Ilegal yang terdiri dari unsur Kepolisian RI, Imigrasi, Kementerian Imigrasi, serta Kementerian Haji dan Umrah, melakukan pembaruan perkembangan pencegahan haji ilegal bersama instansi terkait. Fokus utama adalah keterlibatan Polri dalam penanganan tindak pidana di Arab Saudi, termasuk kasus penipuan dokumen haji palsu yang melibatkan tiga WNI yang ditangkap oleh Kepolisian Arab Saudi. Disepakati peningkatan personel Polri secara teknis di Arab Saudi untuk memperkuat koordinasi tata kelola haji, serta keterlibatan formal unsur Polri dalam struktur Amirul Hajj mulai tahun depan; untuk tahun ini, Wakapolri akan mendampingi Amirul Hajj terkait keamanan dan keselamatan jemaah. Terima kasih disampaikan atas respons cepat Polri dalam menangani haji ilegal di dalam negeri.
Penyampaian oleh Dr. Dahnil Anzar Simanjuntak, S.E., M.E. (Wakil Menteri Haji dan Umrah)
Penyampaian serupa disampaikan, menekankan koordinasi Satgas yang sama untuk pembaruan pencegahan haji ilegal. Diperhatikan perlunya asistensi Polri atas kasus-kasus di Tanah Suci, seperti penangkapan tiga WNI terkait dokumen haji palsu oleh Kepolisian Arab Saudi. Kesepakatan mencakup tambahan keterlibatan teknis Polri di Arab Saudi guna koordinasi tata kelola haji, serta integrasi unsur Polri dalam struktur Amirul Hajj secara formal mulai tahun depan; Wakapolri akan mendampingi tahun ini fokus pada keamanan jemaah. Ucapan terima kasih diberikan atas dukungan Polri domestik yang mendukung kelancaran ibadah haji.
(Red)







