Ketua RW Sungai Bengkal Tolak Jalur Pipa Migas PT Montd’or, Karena Harapan Warga Bangun Pemukiman di Jalan TMMD Bakal Pupus

- Redaksi

Selasa, 16 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BritaAktualNews.com//TEBO – Ketua RW 01 Kelurahan Sungai Bengkal, Kecamatan Tebo Ilir, Almizan, menolak rencana PT Montd’or Oil Tungkal Ltd yang akan memanfaatkan Jalan TMMD sebagai jalur pipa migas.

Menurutnya, rencana tersebut berpotensi menggagalkan harapan masyarakat yang selama ini menginginkan kedepannya kawasan di sepanjang jalan tersebut berkembang menjadi permukiman penduduk.
Almizan mengatakan, masyarakat menghibahkan tanah untuk pelebaran Jalan TMMD kepada Pemerintah Kabupaten Tebo bukan semata-mata untuk membuka akses transportasi, tetapi juga dengan harapan kawasan tersebut dapat berkembang menjadi pusat pertumbuhan baru, permukiman, dan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Harapan masyarakat saat menghibahkan tanah adalah agar kawasan sepanjang jalan ini berkembang menjadi permukiman dan pusat ekonomi baru. Bukan untuk jalur pipa perusahaan,” kata Almizan, Selasa (16/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, keberadaan jalur pipa migas akan membuat masyarakat berpikir dua kali untuk membangun rumah atau berinvestasi di kawasan tersebut. Kondisi itu dikhawatirkan menghambat perkembangan wilayah yang selama ini diproyeksikan menjadi kawasan hunian di masa depan.

Ia menilai kekhawatiran warga merupakan hal yang wajar. Selain adanya persepsi risiko terhadap keberadaan infrastruktur migas, masyarakat juga belajar dari berbagai kejadian kebocoran maupun insiden fasilitas migas yang pernah terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.

“Meskipun perusahaan memiliki standar keselamatan, masyarakat tentu tetap memiliki kekhawatiran. Apalagi yang dipikirkan warga adalah keselamatan keluarga dan masa depan kawasan yang direncanakan menjadi permukiman,” ujarnya.

Almizan menegaskan, penolakan tersebut bukan berarti masyarakat anti-investasi. Namun, masyarakat berharap tujuan awal hibah tanah tetap dihormati, yakni untuk kepentingan umum dan mendukung perkembangan kawasan permukiman.

“Kami khawatir jika jalan ini menjadi jalur pipa migas, maka harapan masyarakat untuk menjadikan kawasan ini sebagai permukiman penduduk akan sulit terwujud,” tegasnya.

Ia juga meminta pemerintah daerah dan perusahaan terlebih dahulu melakukan sosialisasi secara terbuka kepada masyarakat terkait manfaat, dampak, dan risiko dari rencana pemasangan pipa migas tersebut.

“Jangan sampai masyarakat yang dulu menghibahkan tanah justru tidak dilibatkan dalam pembahasan. Masyarakat berhak mengetahui dan menyampaikan pendapatnya karena mereka yang akan merasakan dampaknya secara langsung,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Lembaga Adat Melayu Jambi (LAMJ) Kecamatan Tebo Ilir, Muhammad Isya, meminta agar rencana penggunaan Jalan TMMD sebagai jalur pipa migas terlebih dahulu disosialisasikan kepada masyarakat. Menurutnya, jalan tersebut dibangun dari swadaya masyarakat dan diperluas melalui hibah lahan warga untuk kepentingan umum.
Penolakan juga pernah disampaikan Hero Samudra, salah seorang warga yang menghibahkan lahannya untuk pembangunan Jalan TMMD. Hero menilai penggunaan jalan untuk jalur pipa migas tidak sejalan dengan tujuan awal masyarakat menyerahkan lahan kepada pemerintah daerah.

(Red)

Berita Terkait

Tabuh Gamelan di Tengah Terik, Tiga Generasi Karawitan Bandung Temu Rasa
Regenerasi Wayang Kulit: Milad Papeling Bandung Jadi Panggung Pertama Dalang Muda Purbalingga
Bupati Purwakarta Minta Evaluasi Keamanan Waduk Jatiluhur Usai Petugas Ditemukan Tewas
Gelombang Tinggi di Muara Sungai Cikidang Pangandaran, Perahu Nelayan Terbalik dan Mercusuar Merah Patah
Topeng Sukses Serapan APBD Bogor Dibongkar BPK, LSM KCBI: TAPD dan Bappenda Harus Bertanggung Jawab Secara Hukum!
Kadivhumas Polri Mendampingi Bapak Kapolri Menghadiri Peresmian Kantor Sekretariat Bersama Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI)
Di Tengah Efisiensi Anggaran Dr. H. Edi Purwanto Hadirkan Program P3-TGAI Bantu Pejuang Petani
Penanganan Dugaan Kasus Sekdes Selawangi Disorot LSM KCBI, Transparansi Polsek Tanjungsari Dipertanyakan
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:30 WIB

Tabuh Gamelan di Tengah Terik, Tiga Generasi Karawitan Bandung Temu Rasa

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:11 WIB

Regenerasi Wayang Kulit: Milad Papeling Bandung Jadi Panggung Pertama Dalang Muda Purbalingga

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:31 WIB

Bupati Purwakarta Minta Evaluasi Keamanan Waduk Jatiluhur Usai Petugas Ditemukan Tewas

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:28 WIB

Gelombang Tinggi di Muara Sungai Cikidang Pangandaran, Perahu Nelayan Terbalik dan Mercusuar Merah Patah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:19 WIB

Topeng Sukses Serapan APBD Bogor Dibongkar BPK, LSM KCBI: TAPD dan Bappenda Harus Bertanggung Jawab Secara Hukum!

Berita Terbaru