BritaAktualNews.com //TEBO – Pendidikan Dasar – Pendidikan Kader Penggerak Nahdatul Ulama (PD-PKPNU) Dawuh Rais Syuriyah PCNU Tebo KH. Muhajir Ali menegaskan bahwa salah satu tujuan kaderisasi NU adalah untuk mengkonsolidasi fikrah, amaliyah, dan harakah.
Hal itu juga disampaikan saat membuka kegiatan Pendidikan Dasar-Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Angkatan Ke-IX bertempat lokasi di Pondok Pesantren Raudlatul Falah Lubuk Mandarsyah Kabupaten Tebo Jambi milik Kyai Ahmad Fauzan, pada tanggal 4 s.d 6 juli 2025 M.
“Di dalam kaderisasi ini, kita ingin memilah bukan hanya yang amaliyah NU, tapi juga menjadi penggerak atau muharrik yang berjuang demi kepentingan ajaran NU, menjadi orang yang disiapkan menjadi pengurus NU,” ucapnya
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Urusan Agama Desa Tengah Ilir, Camat Tengah Ilir beserta istri, Instruktur Nasional, Ketua PC, Tokoh Masyarakat, banom NU Kabupaten Tebo, GP Ansor dan Banser.
Terkait kepesertaan berjumlah 150 orang menjelaskan bahwa setiap lembaga dan banom yang berada di Tebo diminta untuk mengirimkan perwakilan masing-masing. Materi pelajaran terjadwal selama 3 hari tentang ke-NU-an, ke-Aswaja-an, dan kebangsaan.
Lebih lanjut, Instruktur PBNU menjelaskan, PD-PKPNU menjadi syarat utama untuk menjadi pengurus NU.
“Sertifikat PD-PKPNU ini menjadi syarat utama, khususnya di lingkungan pengurus NU, baik Tanfidziyah maupun segenap ketua lembaga,” katanya.
Pihaknya mencanangkan bahwa di tahun kedepannya pengurus MWC NU sudah mempunyai sertifikat PD-PKPNU.
“Kenapa kami ingin menegaskan PD-PKPNU menjadi syarat pengurus, karena memang ini diatur dalam peraturan organisasi NU yang diterbitkan pada konferensi besar NU beberapa tahun lalu,” jelasnya
”Kita membutuhkan Nahdatul Ulama untuk bersama-sama dalam satu untaian rasa kasih sayang dan saling bergandengan tangan mencari keberkahan supaya hidup kita lebih baik di dunia dan akhirat.” Pesan ini pula yang disampaikan Instruktur PBNU
(Va)







