PERBEDAAN SEBAGAI RAHMAT, KEPALA KEMENAG AJAK TOKOH AGAMA TASIKMALAYA TIDAK TERPECAH BELAH

- Redaksi

Rabu, 20 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BritaAktualNews.com // Tasikmalaya – Kehidupan beragama yang rukun menjadi modal utama membangun masyarakat damai. Pesan itulah yang ditegaskan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, H. Dudu Rohman, S.Ag., M.Si., ketika hadir sebagai pemateri dalam kegiatan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tasikmalaya Selasa (19/08/2025).

Mengusung tema “Deteksi Dini dan Identifikasi Pemicu Intoleransi”, kegiatan yang berlangsung di Aula PLHUT Kemenag Tasikmalaya ini diikuti sekitar 40 peserta. Mereka terdiri atas Kepala KUA, Penyuluh Agama, Kepala Madrasah, hingga tokoh-tokoh agama di Tasikmalaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pemaparannya, H. Dudu menekankan pentingnya kewaspadaan dini terhadap potensi gesekan yang bisa memicu intoleransi. Menurutnya, konflik sosial kerap berawal dari isu kecil yang diabaikan, sehingga langkah pencegahan sejak awal mutlak diperlukan.

“Kerukunan antarumat beragama adalah pondasi utama membangun masyarakat damai. Kita harus peka dan segera mendeteksi hal-hal kecil yang berpotensi menimbulkan gesekan, agar tidak berkembang menjadi konflik besar,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa tokoh agama dan tokoh masyarakat memiliki posisi penting sebagai penjaga harmoni. Dialog yang sehat, sikap saling memahami, dan komitmen kebangsaan harus terus dipelihara.

“Kita semua punya tanggung jawab moral menjaga harmoni. Nilai toleransi yang diajarkan agama harus benar-benar hadir dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya sebatas slogan,” tambahnya.

Menutup sambutannya, H. Dudu mengajak seluruh peserta forum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, FKUB, dan masyarakat dalam menciptakan Tasikmalaya yang damai dan harmonis.

“Mari kita jadikan perbedaan sebagai rahmat, bukan alasan untuk berpecah. Dengan persatuan, Tasikmalaya akan semakin maju,” pungkasnya penuh optimisme. [ast_gpwk]

Berita Terkait

Tabuh Gamelan di Tengah Terik, Tiga Generasi Karawitan Bandung Temu Rasa
Regenerasi Wayang Kulit: Milad Papeling Bandung Jadi Panggung Pertama Dalang Muda Purbalingga
Bupati Purwakarta Minta Evaluasi Keamanan Waduk Jatiluhur Usai Petugas Ditemukan Tewas
Gelombang Tinggi di Muara Sungai Cikidang Pangandaran, Perahu Nelayan Terbalik dan Mercusuar Merah Patah
Topeng Sukses Serapan APBD Bogor Dibongkar BPK, LSM KCBI: TAPD dan Bappenda Harus Bertanggung Jawab Secara Hukum!
Kadivhumas Polri Mendampingi Bapak Kapolri Menghadiri Peresmian Kantor Sekretariat Bersama Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI)
Di Tengah Efisiensi Anggaran Dr. H. Edi Purwanto Hadirkan Program P3-TGAI Bantu Pejuang Petani
Penanganan Dugaan Kasus Sekdes Selawangi Disorot LSM KCBI, Transparansi Polsek Tanjungsari Dipertanyakan
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:30 WIB

Tabuh Gamelan di Tengah Terik, Tiga Generasi Karawitan Bandung Temu Rasa

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:11 WIB

Regenerasi Wayang Kulit: Milad Papeling Bandung Jadi Panggung Pertama Dalang Muda Purbalingga

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:31 WIB

Bupati Purwakarta Minta Evaluasi Keamanan Waduk Jatiluhur Usai Petugas Ditemukan Tewas

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:28 WIB

Gelombang Tinggi di Muara Sungai Cikidang Pangandaran, Perahu Nelayan Terbalik dan Mercusuar Merah Patah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:19 WIB

Topeng Sukses Serapan APBD Bogor Dibongkar BPK, LSM KCBI: TAPD dan Bappenda Harus Bertanggung Jawab Secara Hukum!

Berita Terbaru