BritaAktualNews.com// KERINCI-Proyek P3-TGAI adalah Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi yang bertujuan untuk memperbaiki, merehabilitasi, atau meningkatkan jaringan irigasi secara partisipatif menggunakan pendekatan padat karya langsung oleh masyarakat petani.
Program ini melibatkan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dan kelompok petani lainnya untuk mengelola dan mengerjakan proyek ini secara swakelola, sehingga dapat meningkatkan kinerja irigasi, produktivitas lahan, dan kesejahteraan petani sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.
Melalui kementerian pekerjaan umum direktorat jenderal sumber daya air balai wilayah sungai Sumatera IV program percepatan peningkatan tata guna air irigasi dikucurkan melalui anggaran APBN dengan nilai kegiatan sangat lah fantastis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tetapi sayangnya,setelah dana nya masuk ke Rekening kelompok, dana tersebut harus dikeluarkan lagi untuk oknum yg bisa disebut sebagai calo sebanyak 15% dari nilai dana kegiatan.
Hal tersebut diungkapkan oleh salah satu ketua kelempok P3A beberapa hari yg lalu, yg minta nama nya tidak disebutkan kepada awk media ini mengatan.
Katanya pas pertemua di jambi kemaren tidak ada pake bayar uang fie, tetapi setelah anggaran nya cair kami dikenakan 15% per kelompok dari jumlah dana yg kami terima, malah nanti kami harus bayar beli rokok pengawas yg akan turun, ungkap nya dengan singkat.
Hasil investigasi media ini dilapangan pada tgl 25/8/25 di lokasi proyek P3 TGAI di desa mukai tinggi terdapat beberapa pekerjaan yg sangat disayangkan kualitas pekerjaannya, soalnya banya pekerja yg tidak memakai pakaian keamanan tertip K3 yg sudah dianggarkan dari pagu yg diterima.
Dan ada juga yg tidak memasang papan informasi tetapi sudah melakukan pekerjaan, juga terlihat jelas fisik nya tidak menggali pondasi yg masikmal,juga tidak melakukan plaster, dan tidak memasang batu kali dan pasir sebelum mengecor lantai kerja seperti yg sudah ada pada gambar.
(Arifin)







