Dugaan Bayar Fie 15% Proyek P3 TGAI Desa Mukai Tinggi Dibuat Asal Jadie

- Redaksi

Senin, 25 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BritaAktualNews.com// KERINCI-Proyek P3-TGAI adalah Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi yang bertujuan untuk memperbaiki, merehabilitasi, atau meningkatkan jaringan irigasi secara partisipatif menggunakan pendekatan padat karya langsung oleh masyarakat petani.

Program ini melibatkan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dan kelompok petani lainnya untuk mengelola dan mengerjakan proyek ini secara swakelola, sehingga dapat meningkatkan kinerja irigasi, produktivitas lahan, dan kesejahteraan petani sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

Melalui kementerian pekerjaan umum direktorat jenderal sumber daya air balai wilayah sungai Sumatera IV program percepatan peningkatan tata guna air irigasi dikucurkan melalui anggaran APBN dengan nilai kegiatan sangat lah fantastis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tetapi sayangnya,setelah dana nya masuk ke Rekening kelompok, dana tersebut harus dikeluarkan lagi untuk oknum yg bisa disebut sebagai calo sebanyak 15% dari nilai dana kegiatan.

Hal tersebut diungkapkan oleh salah satu ketua kelempok P3A beberapa hari yg lalu, yg minta nama nya tidak disebutkan kepada awk media ini mengatan.

Katanya pas pertemua di jambi kemaren tidak ada pake bayar uang fie, tetapi setelah anggaran nya cair kami dikenakan 15% per kelompok dari jumlah dana yg kami terima, malah nanti kami harus bayar beli rokok pengawas yg akan turun, ungkap nya dengan singkat.

Hasil investigasi media ini dilapangan pada tgl 25/8/25 di lokasi proyek P3 TGAI di desa mukai tinggi terdapat beberapa pekerjaan yg sangat disayangkan kualitas pekerjaannya, soalnya banya pekerja yg tidak memakai pakaian keamanan tertip K3 yg sudah dianggarkan dari pagu yg diterima.

Dan ada juga yg tidak memasang papan informasi tetapi sudah melakukan pekerjaan, juga terlihat jelas fisik nya tidak menggali pondasi yg masikmal,juga tidak melakukan plaster, dan tidak memasang batu kali dan pasir sebelum mengecor lantai kerja seperti yg sudah ada pada gambar.

(Arifin)

Berita Terkait

Tabuh Gamelan di Tengah Terik, Tiga Generasi Karawitan Bandung Temu Rasa
Regenerasi Wayang Kulit: Milad Papeling Bandung Jadi Panggung Pertama Dalang Muda Purbalingga
Bupati Purwakarta Minta Evaluasi Keamanan Waduk Jatiluhur Usai Petugas Ditemukan Tewas
Gelombang Tinggi di Muara Sungai Cikidang Pangandaran, Perahu Nelayan Terbalik dan Mercusuar Merah Patah
Topeng Sukses Serapan APBD Bogor Dibongkar BPK, LSM KCBI: TAPD dan Bappenda Harus Bertanggung Jawab Secara Hukum!
Kadivhumas Polri Mendampingi Bapak Kapolri Menghadiri Peresmian Kantor Sekretariat Bersama Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI)
Di Tengah Efisiensi Anggaran Dr. H. Edi Purwanto Hadirkan Program P3-TGAI Bantu Pejuang Petani
Penanganan Dugaan Kasus Sekdes Selawangi Disorot LSM KCBI, Transparansi Polsek Tanjungsari Dipertanyakan

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:30 WIB

Tabuh Gamelan di Tengah Terik, Tiga Generasi Karawitan Bandung Temu Rasa

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:11 WIB

Regenerasi Wayang Kulit: Milad Papeling Bandung Jadi Panggung Pertama Dalang Muda Purbalingga

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:31 WIB

Bupati Purwakarta Minta Evaluasi Keamanan Waduk Jatiluhur Usai Petugas Ditemukan Tewas

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:28 WIB

Gelombang Tinggi di Muara Sungai Cikidang Pangandaran, Perahu Nelayan Terbalik dan Mercusuar Merah Patah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:19 WIB

Topeng Sukses Serapan APBD Bogor Dibongkar BPK, LSM KCBI: TAPD dan Bappenda Harus Bertanggung Jawab Secara Hukum!

Berita Terbaru