BritaAktualNews.com//Jakarta – Mahasiswa S-1 STIK Angkatan ke-83/Widya Parama Satwika menyelenggarakan Seminar Sekolah yang menjadi ajang kolaborasi intelektual lintas instansi. Kegiatan di laksanakan di Auditorium PTIK, Jakarta Selatan (Senin/13/04/2026). Adapun peserta yang hadir perwakilan dari beberapa universitas, seperti Universitas Al-Azhar, Universitas Muhammadiyah Jakarta, STH Indonesia Jentera, UNJ, dan UIN, serta disaksikan secara luas oleh peserta melalui kanal daring.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Seminar ini menegaskan bahwa STIK Lemdiklat Polri terus bertransformasi menjadi universitas kepolisian yang unggul, mencetak pemimpin yang tidak hanya mahir dalam strategi taktis, tetapi juga tajam dalam visi akademis demi kejayaan Polri dan bangsa Indonesia.
Ketua STIK, Irjen Pol. Dr. Eko Rudi Sudarto, S.I.K., M.Si., dalam sambutannya menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara Polri dengan elemen akademisi dan masyarakat. Setelah sambutan, suasana seminar menjadi lebih menyentuh dengan pembacaan puisi berjudul “Jari Lusuk Nenek” oleh Farida Ugesta yang memberikan sentuhan humanis di tengah diskusi formal.

Penyampaian materi dimulai oleh Ketua Komisi III DPR RI, Dr. H. Habiburokhman, S.H., M.H., yang mengulas tentang penyiapan personel Polri yang Presisi melalui reformasi holistik. Perspektif institusional kemudian diperkuat oleh Irjen Pol. Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, M.Si., yang menjelaskan urgensi pengembangan STIK menjadi Universitas Kepolisian. Melengkapi sudut pandang tersebut, Prof. Dr. Eko Prasojo turut memberikan analisis mendalam mengenai tata kelola dan transformasi organisasi yang relevan bagi masa depan Polri.
Aspek filosofis dan birokrasi menjadi sorotan utama dalam pemaparan selanjutnya oleh Dr. A. Setyo Wibowo yang membahas pentingnya merawat kemanusiaan melalui pendidikan “Widya Parama Satwika”. Di sisi lain, Abdul Hakim, S.Sos., M.Si., dari KemenPANRB memaparkan peran strategis Polri dalam kerangka reformasi birokrasi nasional. Kehadiran para narasumber ini memberikan wawasan yang komprehensif bagi mahasiswa dalam memahami tantangan tugas Kepolisian yang semakin kompleks dan dinamis.
Seminar diakhiri dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif, di mana para peserta, baik yang hadir secara fisik maupun daring, antusias menggali lebih dalam materi yang telah disampaikan. Diskusi ini menjadi ruang tukar pikiran yang produktif untuk mempertajam analisis mahasiswa mengenai peran Polri di masa depan. Kegiatan ini ditutup sebagai sebuah langkah nyata Widya Parama Satwika dalam mencetak kader pimpinan Polri yang berwawasan luas dan berintegritas tinggi.
(Red)







