BritaAktualNews.com //TASIKMALAYA – Meski akan berpisah secara administratif, Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 15 Kota dan Kabupaten Tasikmalaya sepakat menjaga semangat kebersamaan dan silaturahmi. Hal itu mengemuka dalam Rapat Pimpinan (RAPIM) yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, Minggu (12/7/2026).
RAPIM ini menjadi langkah awal pemekaran wilayah RAPI antara Kota dan Kabupaten Tasikmalaya. Keputusan tersebut merupakan tindak lanjut dari amanah Musyawarah Wilayah (Musyawil) dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Juni 2025.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemekaran untuk Efektivitas Koordinasi
Ketua RAPI Daerah 10 Provinsi Jawa Barat, Yaya Dachyarna, SE, (JZ10BJY), menegaskan pemekaran bukan untuk memisahkan, melainkan untuk memperkuat efektivitas koordinasi di masing-masing wilayah.
“Langkah ini harus dijalankan dengan semangat kebersamaan dan silaturahmi. Keamanan dan ketentraman selama masa transisi menjadi prioritas utama agar progres sesuai dengan target rencana kerja organisasi,” ujar Yaya.
Menurutnya, pemisahan struktur administratif ini adalah penyesuaian wajib terhadap aturan pemerintahan. Tujuannya agar pelayanan organisasi kepada anggota di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya bisa lebih maksimal.
Bentuk Pengurus Sementara
Dalam RAPIM tersebut, peserta menyepakati pembentukan dua entitas wilayah yang berbeda. Fokus selanjutnya adalah pengisian jabatan di wilayah baru, khususnya Kabupaten Tasikmalaya.Rapat pengurus akan segera menunjuk Pejabat Sementara (Pjs) yang bertugas memimpin masa transisi. Masa bakti Pjs bersifat terbatas, hingga struktur kepengurusan definitif terbentuk.
Ketua RAPI Wilayah 15, Agus Nugraha, JZ10EML, menjelaskan sesuai aturan, struktur RAPI berkedudukan di tiap kota dan kabupaten. “Se-Jawa Barat tinggal Kota dan Kabupaten Tasikmalaya yang masih gabung. Hari ini kita sepakat mekarkan sesuai aturan dan syaratnya sudah terpenuhi,” kata Agus.
8 Lokal Siap Berdiri Sendiri
Saat ini RAPI Wilayah 15 memiliki 8 lokal. Kota Tasikmalaya memiliki 5 lokal dengan sekitar 140 anggota. Sementara Kabupaten Tasikmalaya memiliki 3 lokal dengan sekitar 90 anggota.Agus menjelaskan perbedaan jumlah lokal ini karena basis lokal adalah kecamatan. Di kabupaten, sebaran anggota belum merata di tiap kecamatan sehingga beberapa wilayah masih digabung. Dengan pemekaran ini, diharapkan koordinasi organisasi semakin efektif. Namun nilai utama kebersamaan antaranggota RAPI Kota dan Kabupaten Tasikmalaya tetap dikedepankan. [GP]







