BritaAktualNews.com //TEBO – Sangat miris dan terus menuai Sorotan, Anggaran pada Dinas Perkim Ta 2024 tentang belanja modal jalan ,Irigasi dan Jaringan sebesar Rp 27.490.060.500 dengan Realisasi sebesar Rp 26.101.613.150 atau sekitar 94,95% , menjadi polemik karena menjadi Temuan oleh BPK Jambi senilai Ratusan juta Rupiah dan terindikasi bagipbagi proyek Pokir-Pokir anggota DPRD tebo.
Pembangunan Jalan Rabat Beton Jalan lingkungan dalam Desa Bangun Seranten Kec Tabir, sebesar Rp. 999.700.000 yang d kerjakan oleh Rekanan CV MANDIRA PRIMA JAYA yang beralamat di Jl Sersan Darpin Blok A No. 05 – Jambi baru saja selesai dikerjakan tahun kemaren sudah mengalami Kerusakan dan tutupan beton sudah terkelupas yang diduga karena kurangnya kualitas Adukan semen.
Sesuai kontrak Nomor RB.48/SPK/PSU-DPKP/2024 tanggal 8 Agustus 2024 dan jangka waktu pelaksanaan selama 45 hari kalender, mulai tanggal 12 Agustus s.d. 25 September 2024. Pekerjaan telah dinyatakan selesai 100% dan telah diserah terimakan sesuai BASTP Nomor RB.48/BASTP/PSU-DKP/2024 tanggal 3 September 2024 dan dibayar lunas sesuai SP2D terakhir dengan 15.09/04.0/000175/LS/1.04.2.10.0.00.02.0000/P6/9/2024 tanggal 07 September 2024 sebesar Rp 648.867.700,00. Hasil pemeriksaan atas dokumen pertanggungjawaban, pemeriksaan fisik bersama Inspektorat, PPK, penyedia jasa, dan konsultan pengawas menunjukkan terdapat kekurangan volume pada item pekerjaan Beton Struktur fe 14,5 Mpa dan Pemasangan Wiremesh M6 sebesar Rp 127,039.335,00 dengan rincian perhitungan disajikan pada Lampiran Laporan Hasil Pemeriksaan. Proyek tersebut merupakan 1 proyek dari 4 paket pekerjaan di kecamatan Tabir yang di jadikan objek pemeriksaan fisik oleh Team BPK Jambi dengan totak Kekurangan Volume Rp. 451.336.522,43 .
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat di komfirmasi kepada Pemerintahan desa Bangun Seranten melalui Kepala dusun Bapak Supoyo (Kamis/10/07/2025), tempat pekerjaan proyek tersebut,membenarkan kondisi Jalan Rabat Beton sudah mulai rusak berlobang dan berkerikil sehingga Kenderaan yang melintasi kurang nyaman, dan Team mecoba menghubungi dinas terkait dan belum bisa di hubungi.sementara dari Pihak Inspektorat Tebo bapak Agus membenarkan atas temuan di atas,dan menurut beliau baru 1 rekanan yang menyelesaiakan dan lainya belom terkoreksi,karena beliau sedang dalam tugas luar.
Hingga berita ini di rilis dan di terbitkan, diduga Proyek-proyek di atas merupakan hasil Pokir Oknum mantan Pimpinan DPRD Tebo, berdasarkan informasi dari beberapa kalangan masyarakat dan Pemerintahan Desa di Kecamatan tersebut.
(Tim)







